Konsep Kesejahteraan Dalam Filsafat Ekonomi: Dari Ukuran Pendapatan Hingga Kualitas Hidup Masyarakat Lampung
Keywords:
Konsep Kesejahteraan, Filsafat Ekonom, Pengukuran Pendapatan, Kualitas Hidup Masyarakat LampungAbstract
Penelitian ini berfokus pada asal-usul teoretis konsep kesejahteraan, keterbatasan pendapatan sebagai indikator tunggal kualitas hidup, serta peran aspek kesehatan, pendidikan, keamanan, dan kebebasan sebagai elemen inti dalam memahami kesejahteraan secara holistik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pergeseran pandangan kesejahteraan dalam kerangka filsafat ekonomi dari pendekatan yang berpusat pada pendapatan menuju penilaian yang lebih multidimensional. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptifanalitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Provinsi Lampung, pergeseran pola pikir ini tercermin dalam meningkatnya penggunaan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebagai tolok ukur kesejahteraan, di samping indikator pendapatan yang tetap digunakan. Selama periode pengamatan, tercatat kemajuan signifikan dalam pendapatan dan standar hidup penduduk. Namun demikian, ketimpangan masih ditemukan, terutama perbedaan mencolok antara wilayah perkotaan dan perdesaan yang perlu menjadi perhatian dalam penyusunan kebijakan
